Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label knowledge. Tampilkan semua postingan
Kamis, 14 Februari 2013 0 komentar

14 Februari? Valentine?



Ada Apa Dengan Valentine's Day?


Pada bulan Februari, kita selalu menyaksikan media massa, mal-mal, pusat-pusat hiburan bersibuk-ria berlomba menarik perhatian para remaja dengan menggelar pesta perayaan yang tak jarang berlangsung hingga larut malam bahkan hingga dini hari. Semua pesta tersebut bermuara pada satu hal yaitu Valentine's Day. Biasanya mereka saling mengucapkan "selamat hari Valentine", berkirim kartu dan bunga, saling bertukar pasangan, saling curhat, menyatakan sayang atau cinta karena anggapan saat itu adalah “hari kasih sayang”. Benarkah demikian?




SEJARAH VALENTINE'S DAY
The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine’s Day : “Some trace it to an ancient Roman festival called Lupercalia. Other experts connect the event with one or more saints of the early Christian church. Still others link it with an old English belief that birds choose their mates on February 14. Valentine's Day probably came from a combination of all three of those sources--plus the belief that spring is a time for lovers.”

Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama –nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I (Lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (Lihat: The World Book Encyclopedia 1998).

The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.

Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. Orang-orang yang mendambakan doa St. Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.

Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St. Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (Lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).

Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St. Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya (Lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12 hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).

Lalu bagaimana dengan ucapan “Be My Valentine?” Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” (www.korrnet.org) mengatakan kata “Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, yang artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta'ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri...

Saudaraku, itulah sejarah Valentine’s Day yang sebenarnya, yang seluruhnya tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?  

Jadi, sangat disayangkan banyak teman-teman kita -remaja putra-putri Islam- yang terkena penyakit ikut-ikutan mengekor budaya Barat dan acara ritual agama lain. Padahal Allah SWT berfirman yang artinya: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabannya.” (QS. Al-Isra' : 36).


HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE 
Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya. Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi’ar dan kebiasaan. Padahal Rasul SAW telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam: “Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. At-Tirmidzi).

Bila dalam merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali Valentine maka tidak disangsikan lagi bahwa ia telah kafir. Adapun bila ia tidak bermaksud demikian maka ia telah melakukan suatu kemungkaran yang besar. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata, “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, “Selamat hari raya!” dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Karena berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid’ah atau kekufuran maka ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah.”  

Abu Waqid RA meriwayatkan: Rasulullah SAW saat keluar menuju perang Khaibar, beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik, yang disebut dengan Dzaatu Anwaath, biasanya mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Para sahabat Rasulullah berkata, “Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami Dzaatu Anwaath, sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath.” Maka Rasulullah SAW bersabda, “Maha Suci Allah, ini seperti yang diucapkan kaum Nabi Musa, ‘Buatkan untuk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan.’ Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang yang ada sebelum kalian.” (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, hasan shahih).  

Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah ketika ditanya tentang Valentine’s Day mengatakan : “Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena: PERTAMA: ia merupakan hari raya bid‘ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari‘at Islam. KEDUA: ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) – semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan. Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.” 

Maka adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala’ dan bara’ (loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu’min dan membenci dan menyelisihi (membedakan diri dengan) orang-orang kafir dalam ibadah dan perilaku.

Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka’at shalatnya membaca, “Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al-Fatihah : 6-7).

Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dengan sukarela. Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang serta dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati.

Allah SWT telah berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Maidah : 51).  

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (QS. Al-Mujadilah : 22).

Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya.  

Saudaraku! Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi: Perayaan ini adalah acara ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan seseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.  

Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.  

Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Di antaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami dan lain sebagainya, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.  

Semoga Allah SWT senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. 

Menyampaikan Kebenaran adalah kewajiban setiap Muslim. Kesempatan kita saat ini untuk berdakwah adalah dengan menyampaikan kabar ini kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahuinya.

KASIH SAYANG DALAM ISLAM 
Firman Allah SWT: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menjadikan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Sesungguhnya orang mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal." (QS. al-Hujurat :13).

Sebenarnya dalam Islam tidak mengenal Hari Kasih Sayang, kasih sayang dalam Islam terhadap sesama tidak terbatas dengan waktu dan dimanapun, baik untuk keluarga, kerabat, dan sahabat yang semuanya masih dalam koridor-koridor agama Islam itu sendiri. Nabi SAW bersabda : "Tidaklah beriman seseorang diantara kamu, hingga kamu mencintai saudaramu seperti kamu mencintai dirimu sendiri." (HR. Bukhari).  

Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, tapi sangat menjunjung tinggi arti kasih sayang terhadap umat manusia. Rasulullah SAW bersabda : "Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, saling berpalingan, dan jadilah kamu sebagai hamba Allah yang bersaudara. Juga tidak dibolehkan seorang muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) terhadap sudaranya lebih tiga hari." (HR. Muslim).  

Disini jelas bahwa kita dianjurkan sekali untuk saling menjaga dan menghargai antar sesama sebagai tanda kasih sayang yang mesti dihormati. Hal ini untuk menghindari berbagai keburukan serta dapat mengenal antar sesama untuk memperkuat dan menjaga tali persaudaraan. Dalam hadits Nabi SAW: "Perumpamaan orang-orang Mukmin dalam hal kecintaan, kasih-sayang dan belas kasihan sesama mereka, laksana satu tubuh. Apabila sakit satu anggota dari tubuh tersebut maka akan menjalarlah kesakitan itu pada semua anggota tubuh itu dengan menimbulkan insomnia (tidak bisa tidur) dan demam (panas dingin)." (HR. Muslim).  

Bahkan dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Baihaqi melalui Anas ra. Nabi bersabda : "Tidak akan masuk surga kecuali orang yang penyayang", jadi jelas bahwa yang masuk surga itu hanyalah orang-orang yang mempunyai rasa kasih sayang yang tanpa dibarengi dengan niat-niat jelek.  

Dengan datangnya Valentine's Day dikhawatirkan bagi kaum muda-mudi yang tidak mengerti akan mampu terjerumus dalam hal-hal negatif dengan mentafsirkan kasih sayang di hari yang special ini. Firman Allah SWT: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. al-Israa' : 32), yakni perbuatan yang dilarang oleh agama baik secara terang-terangan maupun yang tersembunyi. Oleh karena itu kita mesti sadar apa arti yang sesungguhnya sebuah kasih sayang.

Selain itu pula dijelaskan dalam perkara mencintai seseorang tidaklah boleh untuk berlebihan yang akan mengakibatkan penyesalan dan sia-sia belaka. Sebagai etika untuk seorang muslim, Rasulullah SAW bersabda : "Cintailah kekasihmu (secara) sedang-sedang saja, siapa tahu disuatu hari dia akan menjadi musuhmu; dan bencilah orang yang engkau benci (secara) biasa-biasa saja, siapa tahu di suatu hari dia akan menjadi kecintaanmu." (HR. Turmidzi).

Dan masih banyak lagi diantara hadits Nabi SAW yang menerangkan tentang kasih sayang yang membawa kebaikan bagi umat manusia. Dengan demikian marilah kita mencontoh budi pekerti Nabi besar Muhammad SAW, yang berdasarkan al-Qur'an dan al-Hadits sebagai jalan untuk kebaikan untuk di dunia dan hari kemudian. 


Dan Lebih jauh lagi, ada yang ingat gak tanggal 14 Februari itu diperingati sebagai hari apa lagi? 
Hari Hijab Internasional ... Jadi daripada sibuk dengan urusan valentine, mari kita ingatkan teman, saudara dan keluarga kita untuk senantiasa menutup aurat dan menjaga pandangan :)
Wallahu alam bishawab :)

Repost
(Reference : Tim Fakta 05 Feb 2004 - Buletin Annur Online - Pekan 1 Zulhijah 1423H) 

Senin, 13 Agustus 2012 1 komentar

Al Aqsha dan Dome of The Rock

Salah satu masjid suci yang menjadi bukti sejarah peninggalan Islam selain Masjidil Haram dan Masjid Quba adalah Masjid Al Aqsha di Al Quds (Palestina).

Masjid Al Aqsha menyimpan sejarah besar. Nabi Muhammad saw dalam peristiwa Isra Miraj singgah ke masjid ini dari Masjidil haram sebelum kemudian diangkat oleh Allah ke Sidratul Muntaha. Maka selayaknyalah ummat Islam mengetahui sejarahnya dan menjaga masjid tempat suci ummat Islam ini.

Namun sayang, beberapa propaganda yang dilakukan zionis tampaknya telah mengaburkan pemahaman kita tentang masjid ini.
Cobalah cari kata kunci "masjid Al Aqsha" di search engine google, kemudian akan muncul banyak gambar-gambar masjid sesuai dengan kata kunci yang kita masukkan tadi..
Beberapa gambar yang akan muncul mungkinadalah gambar-gambar berikut:



1


2

Yang manakah dari kedua gambar masjid di atas yang lebih familiar di mata kita? Dan yang manakah Al Aqsha sebenarnya?

Kebanyakan orang lebih familiar dengan masjid berkubah emas yang pertama, dan salah mengira bahwa itu adalah Masjid Al Aqsha.

Masjid yang  pertama sebenarnya adalah Masjid Qubbah As Sakhrah مسجد قبة الصخرة atau di kenal dengan Dome of the Rock yang dibangun pada sekitar tahun 690M oleh Abdul Malik bin Marwan yang merupakan salah satu raja dalam bani Umayah. Masjid ini memang berkubah emas dan sangat indah, tapi banyak orang salah mengira kalau masjid ini adalah Masjidil Aqsha, padahal sebenarnya bukan. Itulah pengaburan yang telah dilakukan kepada kita, dan kebanyakan ummat Islam tidak menyadarinya.

Masjid kedua lah yang merupakan Masjid Al Aqsha Masjid Al-Aqsha (Arab: المسجد الاقصى , Al-Masjid Al-Aqsa, arti harfiah: “masjid terjauh”) adalah salah satu bangunan yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di Kota Lama Yerusalem (Yerusalem Timur). Masjid Al-Aqsha yang dulunya dikenal sebagai Baitul Maqdis, merupakan kiblat shalat umat Islam yang pertama sebelum dipindahkan ke Ka’bah di dalam Masjidil Haram. Umat Muslim berkiblat ke Baitul Maqdis selama Nabi Muhammad SAW mengajarkan Islam di Mekkah (13 tahun) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Medinah. Setelah itu kiblat shalat adalah Ka’bah di dalam Masjidil Haram, Mekkah hingga sekarang.

Masjid Al-Aqsha saat ini adalah masjid yang dibangun secara permanen oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Kekhalifahan Umayyah (Dinasti Bani Umayyah) pada tahun 66 H dan selesai tahun 73 H. Agak berbeda dengan pengertian Masjid Al-Aqsha pada peristiwa Isra’ Mi’raj (Q.S. Al Israa’:1) yaitu meliputi seluruh kawasan Al-Haram asy-Syarif.

Letak kedua masjid ini memang berdekatan.


Lokasi Masjid Al Sakhrah dan Masjil Al Aqsha

Lalu untuk apa semua ini dilakukan?

Al-Quds yang ada dalam ingatan kebanyakan orang disimbolkan dengan kubah Emas yang sebetulnya bukanlah kubah Al-Aqsha. Sementara Kubah Sakhra masih ada, kita tidak tahu apa yang terjadi dengan Al Aqsha.

Masjid Al-Aqsha hampir hilang ditelan bumi bersama qubbahnya. Jika bangsa Yahudi ingin menghancurkan kedua masjid tersebut secara bersamaan, mereka hanya akan berbicara tentang penghancuran Masjid Al-Aqsha saja dan membiarkan masjid Qubbah Sakhra bagi bangsa Arab dan kaum muslimin. Sementara lorong-lorong di bawah al-Aqsha yang dibuat zionis Yahudi siap  meruntuhkannya. Dan entah rencana apa lagi yang sedang mereka siapkan.

Jika al-Quds dengan al-Aqshanya yang sudah hilang, Bagaimana mungkin umat Islam dapat membebaskan kota al-Quds, sementara sebagian besar mereka tidak mengetahui letak-letaknya bahkan gambarnya tidak kenal ?. Bagaimana mungkin umat Islam dapat membebaskan al-Aqsha sementara mereka tidak tahu bagaimana bentuknya ?. Apalagi tidak mengetahui sejauh mana bahaya yang mengancamnya ..


Penggalian














Beberapa penggalian di wilayah Masjid Al-Aqsa terjadi sepanjang tahun 1970-an. Tahun 1970, pemerintah Israel memulai penggalian intensif langsung di bawah masjid pada sisi selatan dan baratnya. Pada tahun 1977, penggalian berlanjut dan sebuah terowongan besar dibuka di bawah ruangan ibadah wanita, serta sebuah terowongan baru digali di bawah masjid, mengarah dari timur ke barat pada tahun 1979. Selain itu, Departemen Arkeologi yang berada di bawah Kementerian Agama Israel, juga menggali sebuah terowongan di dekat sisi barat masjid pada tahun 1984.

Pada bulan Februari 2007, Departemen tersebut memulai situs penggalian untuk mencari peninggalan arkeologi di sebuah lokasi di mana pemerintah ingin membangun kembali sebuah jembatan penyeberangan yang runtuh. Situs ini berjarak 60 meter dari masjid.Penggalian memicu kemarahan di banyak negara dunia Islam, dan Israel dituduh telah mencoba menghancurkan pondasi masjid.



Setelah semua yang kita saksikan, masalah Al Quds bukanlah masalah etnis dan nasionalisme Palestina semata, tapi ini juga masalah kita semua, ummat Islam diseluruh dunia.
Yang diperlukan untuk menyelesaikannya adalah kerja nyata, dan sekarang setidaknya hal kecil yang bisa kita lakukan adalah membantu ummat muslim lain untuk bisa membedakan kedua masjid ini, dan kemudian mengerti kenapa kita harus membela Al Aqhsa.

Semoga saudara-saudara kita di sana diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi berbagai cobaan.
Kita harus yakin janji Allah pasti akan tiba.
Wallahu 'alam bishawab.








referensi2
http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Al-Aqsa
http://haneev.wordpress.com/2009/12/10/wujud-masjid-al-aqsa-yang-asli/




Senin, 30 Juli 2012 2 komentar

Meningkatkan Memori - Memejamkan Mata Dalam Keadaan Terjaga

Ada cara yang mudah dan murah untuk meningkatkan memori otak, yaitu dengan menutup mata Anda selama beberapa saat ketika sedang dalam kondisi terjaga (sadar). Menurut para ilmuwan, memejamkan mata dalam keadaan sadar setelah mendapat informasi baru, bisa membantu otak untuk menyimpan informasi tersebut.

Kenapa bisa begitu?
"Pembentukan memori baru pada otak tidak dapat diselesaikan dalam hitungan detik. Aktivitas yang Anda lakukan beberapa menit pertama setelah mendapatkan informasi baru benar-benar mempengaruhi seberapa baik Anda mengingat informasi tersebut setelah seminggu," kata Michaela Dewar, psikolog di University of Edinburgh, Skotlandia.

Penelitian dilakukan terhadap 33 orang dengan kisaran usia antara 61 sampai 87 tahun. Peserta penelitian diminta mendengarkan dua cerita pendek selama 15-30 menit dengan instruksi untuk mengingat detail cerita sebanyak mungkin dari masing-masing cerita.

Peserta dibagi ke dalam 2 kelompok, dimana satu kelompok diminta beristirahat sambil memejamkan mata dalam keadaan terjaga setelah mendengarkan cerita dan kelompok lain bermain komputer. Selanjutnya peserta diminta menggambarkan apa yang terjadi dalam setiap cerita tersebut. 

Kemudian peserta harus mengingat kembali detail dari kedua cerita tersebut setelah 10 menit dan 7 hari kemudian. Peserta dalam kelompok orang yang memejamkan mata dalam keadaan terjaga lebih banyak mengingat tentang isi cerita, bahkan setelah seminggu kemudian, daripada kelompok lain.

Para peneliti menduga bahwa selama seseorang yang beristirahat dalam keadaan terjaga selama 10 menit setelah mendapatkan informasi, otak lebih mudah mengkonsolidasikan memori yang baru masuk menjadi memori jangka panjang. Tanpa konsolidasi memori, seseorang bisa melupakan informasi yang baru didapatkannya.



sumber:  health.detik.com






Senin, 30 Januari 2012 0 komentar

Strategi kena Tilang

kemaren dapet info dr seorang teman di post nya, nih saya copas di bawah.. semoga berguna buat kita..

TRIK KENA TILANG
semoga bermanfaat : Beberpa waktu yg lalu saya
pulang dg menggunakan taksi. Ada adegan yang
menarik, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang
oleh polisi.
teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.
Polisi (P)       : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir ( Sop ) : Baik Pak.
P     : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor yg gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang. lalu menulis dg sigap
Sop : Pak jangan ditilang deh,. wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana? kalo ada pasti saya pasang
P     : Sudah,saya tilang saja!kamu tau gak banyak mobilcurian sekarang? (dg nada keras !! )
Sop : (Dg nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!
P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dg nada lebih tegas) kamu terima
aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya,Saya mau yg warna BIRU aja
P : Hey! (dg nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kpn pak form BIRU surat tilang gak berlaku?
P : Inikan dlm rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU! Dulu kamu bisa minta form BIRU! tp sekarang ini kamu Gak bisa! Kalo kamu gak mau kamu ngomong sma komandan sya (dg nada keras
& ngotot) Sop : Baik pak, kita ke komandan bpk aja sekalian
(dg nada nantangin tuh polisi) Dalam hati saya berani betul sopir taksi ini,.
P : (Dg muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?!
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU? Bpk kan yang gak mau ngasih P : Kamu jgn macam2 yah! saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan! Knp bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bpk aja deh,. kan bpk yg bilang form BIRU gak berlaku (smbil ngambil HP) Wah hebat betul nih sopir ?. berani, cerdas dan trendy (terbukti dia mngeluarkn hpnya yg berkamera.:p
P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin
(sambil berlalu) Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi&sudah siap melepaskan shoot pertama (tiba2 dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )
P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bpk itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih
(smbil tunjuk polisi yg menilangnya) lalu si polisi ke 2 itu mghampiri polisi yang menilang
tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antra polisi yang menghalau si sopir&polisi yang menilang.
Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopirtaksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak. Masih sama temen bapak tuh
(polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)
P : Sini tak kasih surat yang biru (dg nada kesal) Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda
sbsar Rp..30.600 smbil berkata "nih kamu bayar skrng ke BRI ? lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini,
sya tunggu".
Sop : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong klw gini dr tadi kan enak? Kemudian si sopir taksi segera mnjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada
sya, "Pak .. maaf kita k ATM sbentar y... mau transfer uang tilang .
Saya berkata ya silakan. Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, "Hatiku
senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran brharga ke
polisi itu.Untung saya paham macam2 surat tilang" Tambahnya, "Pak kalo ditilang kita berhak minta form
Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih
DUIT DAMAI?. Mending bayar ke negara sekalian dripda buat oknum!"

Dari obrolan tersebut dapat saya nfokan ke Anda sbb: SLIP MERAH, berarti kita menyangkal klw melanggar aturan&mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat. Itupun di pengadilan nanti masih byk calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yg melakukan pungutan liar
berupa pmbengkakan nilai tilang... Kalau kita tdk mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun byk calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.. SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan & bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (norek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk ditukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat.
You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA. Forward k teman, saudara sama
keluarga Anda. Berantas korupsi dari sekarang.


:)

katanya ini info tahun 2009 atw 2010 awal.. dan sekarang denda udah naek lebih tinggi dan kalo slip biru berarti bayar full denda sedangkan kalau sidang paling sekitar 10-20% dari jumlah denda full.
tp seperti apa pun perbedaannya slip merah atau biru itu, yg penting kita sebagai warga negara yang baik harus mematuhi ketentuan dalam mengemudi supaya jalanan tertib dan gak kena tilang.. kan repot kalau sampe ditilang..
terlepas dari slip2 tadi, supir taksi ini sangat berani dan cukup intelek juga ya, ini mengajarkan kita dimanapun kita berada tetap perangi potensi2 korupsi...







Selasa, 27 Desember 2011 1 komentar

Grafologi – Mengintip Kepribadian Seseorang Lewat Tulisan Tangan

Berawal dari mata kuliah psikologi…
Hari itu kami disuruh menuliskan keinginan pribadi di atas kertas minimal 12 baris.. kami kira itu untuk keperluan nilai semester. Mulailah mengarang bebas. Setelah selesai dan dikumpul, sang dosen bilang ternyata itu bukan untuk nilai tapi untuk melihat kepribadian dan masalah emosional kami lewat tulisan tangan… heh, lewat tulisan tangan? Emang bisa?...


GRAFOLOGI

Definisi grafologi adalah ilmu atau seni membaca karakter tulisan tangan. Tulisan tangan mirip sidik jari-setiap orang memiliki ciri khusus. Kalaupun ada dua orang memiliki tulisan tangan yang sama, jika anda perhatikan, pasti akan terlihat bedanya.

Tulisan tangan terbentuk dari rangsangan kecil dari otak sehingga sering sekali para ahli grafologi menyebut tulisan tangan adalah “tulisan otak.” Grafologi merupakan sebuah ilmu yang empirik, karena ilmu ini dibuktikan berdasarkan fenomena dalam satu populasi dan ada kuantifikasi hasil atau ada hasil dari uji statistik yang bisa dipertanggungjawabkan. Jadi grafologi ini bukan seperti ilmu meramal, karena tulisan seseorang sebenarnya dapat menunjukkan tekanan yang sedang ia rasakan.

Grafologi mulai dikenal sejak 6000 tahun yang lalu, di masa Cina kuno. Pengetahuan mereka berpindah ke orang Yunani dan Romawi, dan Kaisar Nero menggunakannya untuk menentukan orang yang bisa ia percaya.

Buku pertama yang muncul tentang tulisan tangan ditulis oleh orang Italia, Camillo Baldi pada tahun 1622. Namun, kata ‘grafologi’ sesungguhnya diungkapkan oleh Jean Michon, orang Perancis, pada abad ke-19. Kata tersebut datang dari bahasa Yunani ‘graphí’ yang berarti menulis, dan ‘ology’ yang berarti ilmu.

Kemudian Grafologi dipelajari di Klinik Psikologi Harvard tahun 1930 oleh Gordon Allport, dan pada tahun 1955 Klara Roman dan George Staemphli mengembangkan faktor-faktor penting untuk menilai karakter dari tulisan tangan. Di banyak universitas Eropa, grafologi adalah bagian dari kurikulum untuk jurusan psikologi.

Sekarang ini banyak area dalam kehidupan dimana grafologi dianggap sangat berguna. Menilai tulisan tangan sangatlah membantu dalam banyak bidang saat ini. Contohnya dalam bidang pendidikan, kita dapat mengetahui bakat dan minat seseorang, pelaku kekerasan di sekolah, dan dapat pula digunakan untuk bimbingan atau BK. Serta sering juga dipakai para pelaku bisnis dengan menyewa ahli grafologi untuk mempelajari orang-orang yang ingin mereka pekerjakan, juga digunakan pihak kepolisian untuk mempelajari catatan-catatan yang ditinggalkan para kriminal.

Dalam bidang forensik, tulisan tangan sangat penting dalam menentukan apa ada dokumen yang dipalsukan, karena masih tetap bergantung pada fakta bahwa tiap orang menulis dengan cara yang berbeda dan variasi sekecil apapun bisa diketahui. Grafologi juga bisa digunakan para ahli untuk mendiagnosis penyakit mental, dan bisa digunakan oleh polisi untuk mendapatkan gambaran tentang kesehatan mental dari tersangka. Wah, ternyata fungsi grafologi itu sangat hebat, jadi teringat dosen psikologi saya itu, dia punya unit konsultasi dan ia cerita bahwa dari tulisan tangan beberapa kliennya dapat diketahui bahwa ada kliennya yang homoseks dan juga ada yang sedang punya masalah rumah tangga (di bawah tekanan), dan katanya lagi satu baris saja itu sudah lebih dari cukup untuk menilai. wow..

Bagi anda yang menaruh minat dan ingin mempelajari grafologi, perlu diingat bahwa grafologi, seperti seni lainnya, perlu diperlakukan dengan hormat. Sangat tidak adil untuk mengambil contoh tulisan tangan seseorang lalu dibagi-bagikan ke teman-teman anda tanpa diketahui orang tersebut! Juga, jangan menyuruh orang untuk memberi contoh tulisannya tanpa sepengetahuan mereka. Mereka punya hak untuk menjaga privasinya. 

Ini hanyalah salah satu pengetahuan saja, pada akhirnya kitalah yang harus menyadari kepribadian kita sendiri, dan kalaupun ada sifat yang tidak baik kita sendiri lah yang bisa mengubahnya.


Tips Membaca Kepribadian dari Tulisan Tangan

1. Besar Kecilnya Tulisan.
Dilihat dari sudut pandang besar kecilnya tulisan terdapat empat kriteria penting yaitu : kecil, sedang, besar, dan sangat besar.   
  • Tulisan yang berukuran kecil menunjukkan sifat pendiam, sering menyendiri tapi punya otak yang cemerlang dan pikirannya selalu ilmiah. Orang dengan tulisan seperti ini nalarnya logis.   
  • Tulisan tangan yang ditulis kecil-kecil tapi jelas mudah untuk dibaca menunjukkan penulisnya pandai, juga punya konsentrasi kuat, walau sayang tipe ini kadang suka sekali menonjolkan keilmuannya. Sedangkan jika tulisan tangan kecil dan susah membacanya berarti sang penulis adalah orang bertipe mandiri dalam hidupnya.
  • Tulisan tangan sedang, mengandung makna bahwa penulisannya adalah orang yang sangat terpaku kepada tradisi kuno, atau hal-hal yang bersifat formil modern. Tipe ini sangat jitu dalam penggunaan logika untuk dasar referensi keputusan-keputusannya.
  • Jenis tulisan tangan yang besar menunjukkan besarnya ambisi seseorang namun murah hati dan selalu ingin dihargai oleh orang lain, di samping suka melebihkan omong-omongan yang kurang perlu. Sedangkan untuk jenis tulisan tangan yang sangat besar menunjukkan bahwa penulisnya sangat hati-hati dalam segala hal, gemar membuat perhatian bagi sekelilingnya, banyak over aktingnya dalam mencari perhatian, ingin selalu tampil di depan, karena dia gemar berpetualang kemana-mana, mengikuti panggilan jiwanya.

2. Gaya Tulisan.
Dalam spesifikasi Gaya Tulisan ini terbagi ke dalam lima sub. Masing-masing, adalah :

2.1 Gaya Sambung Biasa
Orang yang punya model tulisan begini biasanya senang memberi respon pada setiap masalah, bisa menerima ide dari orang lain, mudah bergaul dan disenangi teman. Baginya berbakat untuk menjadi seorang pemimpin.

2.2 Gaya Sambung Berbentuk Petak
Mengandung arti penulisnya mudah dipengaruhi, selalu menilai enteng setiap persoalan, hingga tindakannya kadang terkesan sembrono, tanpa pemikiran matang.

2.3 Gaya Sambung Berliku
Tulisan yang banyak luka-likunya, mengandung makna bahwa penulisnya sangat formil, hati-hati dan sering menonjolkan status, namun umumnya sifat mereka pendiam, gemar menyendiri dan biasanya banyak memiliki keahlian atau bakat.

2.4 Gaya Lurus dan Lancip
Tulisan tangan model demikian menunjukkan penulisnya orang agresif, sangat tekun mengerjakan sesuatu, walau kadang enggan berkompromi dengan orang lain. Bila lancipnya pada huruf awal saja maka pertanda dirinya orang yang banyak mengalami konflik psikologis, sehingga kadang bersikap agresif.

2.5 Gaya Campuran
Bentuk tulisan bersambung yang tak karuan menuliskan cepat, dan kadang sukar membacanya hal ini mengandung arti bahwa penulisnya adalah orang yang biasa berpikir cepat, kreatif tapi paling tersinggung kalau dikritik. Bahkan, bila tidak sesuai dengan kehendaknya jangan harap orang bisa mendapatkan bantuannya karena dia paling doyan mengelak dalam memberi pertolongan.

3. Kemiringan Tulisan
Bentuk kemiringan tulisan tangan, apakah itu miring ke kiri atau ke kanan, atau tegak lurus.  
  • Mereka yang tulisannya miring ke kiri menunjukkan penulisnya bersikap tertutup (introvet). Segala sesuatu diukur menurut penilainnya sendiri atau menurut ukuran masa lampau. Disamping mempunyai sikap konservatif, orang dengan tipe tulisan ini sangat individualis.  
  • Jenis tulisan miring ke kanan, menandakan orang yang ramah, aktif dan bersikap terbuka (extropet), berani menghadapi tantangan baru. Dalam bekerja kata hatinya merupakan power yang penting, tapi dalam hal yang kurang dikuasai dia lebih banyak untuk menanyakan kepada ahlinya.  
  • Tulisan tangan yang bentuknya tegak, mengandung arti bahwa penulisnya adalah tipe orang yang tak suka banyak diatur. Baginya dia adalah miliknya sendiri, kebebasan menjadi hobinya dalam mengerjakan sesuatu tindakan, namun kontrol diri tidak pernah lepas dalam memilah dan memilih hal yang dianggapnya positif.

4. Tekanan Tulisan
  • Bila kita memperhatikan bekas tulisan tangan seseorang akan ditemukan tampak goresan tekanan tulisan seperti tercetak di baliknya. Dengan memperhatikan bekas goresan yang tercetak di balik kertas kita akan dapat mengetahui dan menebak bagaimana kepribadian dan tingkah laku si penulisnya.
  • Tekanan yang halus berarti pembawaannya tenang, tapi mudah atau tidaknya dibaca itu bukan persoalan. Sedangkan tulisan yang bekas tekanannya tercetak jelas dibelakangnya menandakan penulisnya punya sifat kaku dan formal. Karenanya orang ini sulit untuk bisa cepat menyesuaikan diri dalam pergaulan, namun dia menganggap bersikap demikian penting baginya agar dihargai orang lain.

5. Bentuk Huruf Awal
Diantara orang ada yang gemar memainkan bentuk tulisannya, terutama bentuk awal tulisannya. Beberapa ciri dan kecenderungan karakter si penulis adalah sebagai berikut :

5.1 Bentuk Jangkar
Disebut bentuk jangkar karena memang huruf awal tulisnya dalam bentuk jangkar. Tulisan ini memberi tanda bahwa yang memiliki tulisan cenderung bersikap kurang dewasa dan kurang percaya diri dalam menjalani hidup. Dia banyak bersikap pasif.

5.2 Bentuk Busur
Disebut bentuk busur karena memang bentuk awalnya membentuk busur seperti ditarik. Pemilik tulisan ini biasanya cepat puas dengan hasil yang dicapai, dan hidupnya sangat berpandangan kuat akan nilai-nilai religius.

5.3 Bentuk Memanjang
Huruf awal memanjang yang dituliskan pelan-pelan, menunjukkan bahwa orangnya terlalu berhati-hati dalam merencanakan masa depan. Panjanganya huruf awal menunjukkan kelambatan kerja dan pemborosan waktu.

5.4 Bentuk memanjang dari bawah
Bentuk memanjang dari bawah bila digoreskan secara kilat menunjukkan penulisannya orang yang agresif dan cepat menyelesaikan pekerjaan, disamping gemar melakukan berbagai eksprimen.

6. Bentuk Huruf Akhir
Bentuk akhir kata yang dituliskan, menunjukkan sikap sosial dan kualitas penulisnya. Tentang huruf akhir ini ada tiga model. Masing-masing, adalah :
  • Bila huruf akhir suatu kata ditulis memanjang, mengandung pengertian bahwa orang itu memiliki kemurahan hati, rasa sosialnya besar.
  • Bila huruf akhir memanjang ke atas, berarti penulisnya menyukai kemewahan, disamping idealis dan punya semangat yang tinggi.
  • Bila huruf akhir menyilang berarti tidak segan mengritik diri sendiri apabila perbuatannya memang salah atau keliru.


Spasi Tulisan Juga diperhatikan dalam Grafologi

Spasi antarkata dan antarhuruf mengungkapkan seberapa murah hati atau jahatnya seseorang, seberapa mudah bergaul, dan tingkatan diskriminasi yang dia gunakan dalam memilih teman.  
- Lebar: berasosiasi dengan jarak, separasi, pelepasan.  
- Sempit: berasosiasi dengan kedekatan, kualitas gelisah, ketidakleluasaan.
Tolok ukur: satu huruf. Jika jarak antarkata kurang dari satu huruf, dikatakan sempit (kecil). Jika lebih dari satu huruf, dikatakan lebar (besar).
  • Spasi kecil antarhuruf: mengindikasikan kebutuhan akan orang lain dan kehidupan sosial yang penuh. Bila sangat kecil: berpandangan picik dan gelisah, tidak terbuka.
  • Spasi lebar antarhuruf: menunjukkan kehati-hatian dan kewaspadaan dalam memilih kenalan, terisolasi.
  • Spasi kecil antarkata: tanda ketidakmampuan untuk membuat rencana dan rendahnya kemampuan dalam organisasi, posesif, tergantung, memiliki sikap bermusuhan, membutuhkan orang lain, mudah bergaul, memiliki sifat sosial tinggi.
  • Spasi lebar antarkata: tanda kemampuan untuk melihat ke depan secara objektif, ingin menjaga jarak dengan orang lain, berhati-hati dalam setiap hubungan, suka menyendiri, cenderung tidak percaya pada orang lain.
  • Spasi antarbaris kecil: suka terlibat langsung dengan tindakan.
  • Spasi antarbaris lebar: tanda ketidakmampuan dalam membuat perencanaan, suka berada di balik layar, menjaga jarak, mengamati dengan seksama.


Margin dan Kemiringan Tulisan juga Mengungkap Karakter Seseorang

Mengungkapkan kualitas pendidikan dan sosial.
  • Marjin atas lebar: cenderung menarik diri dan menjaga jarak dengan orang lain, bersifat formal, hormat terhadap orang lain.
  • Marjin atas sempit: menyukai formalitas.
  • Marjin bawah lebar: rasa takut terhadap seks, idealis, kurang bersahabat, mementingkan keterampilan luar, adanya trauma emosional.
  • Marjin bawah sempit: mempunyai naluri suka menimbun, sok akrab, kurang hati-hati, sentimental, materialistis, mudah lelah, kurang bisa berkomunikasi.
  • Marjin kiri lebar: latar belakang kebudayaan yang baik, intelejensi, rasa seni, selalu ingin berkembang dan aktif.
  • Marjin kiri sempit: persahabatan yang tidak pandang bulu, picik, pendiam, hipersensitif, hati-hati, ingin menghindari tekanan.
  • Marjin kanan lebar: ketakutan akan masa depan.
  • Marjin kanan sempit: pendekatan lebih berhati-hati terhadap calon teman dan dunia secara umum, kurangnya sikap memilih-milih, murah hati, sembrono, ketidaksabaran, ingin segera keluar dari masalah.
  • Rata: memiliki pikiran yang teratur dan mata yang artistik.
  • Satu halaman penuh tulisan tanpa ada jarak spasi: picik, banyak bicara.
  • Satu halaman hampir semuanya bermarjin: penakut, tertekan, tidak pernah puas.
  • Marjin kiri acak-acakan: depresi temporer.
  • Marjin kiri semakin melebar ketika tulisan turun: bermakna tulisan cepat dan spontan, kesulitan untuk menggunakan waktu.
  • Marjin kiri semakin menyempit ketika tulisan turun: cenderung memulai tugas yang berani.
  • Marjin sempit di sisi kiri dan kanan: tidak melihat berbagai hal dari segi pandangan masyarakat lainnya, tidak melihat dirinya dengan baik.
  • Marjin kiri tidak rata: tidak bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat, suka melawan, suka menyimpang, tidak disiplin.
  • Tidak ada marjin: sibuk, berusaha keras, pelit, egois.


Kemiringan Tulisan

Ke kiri: berhubungan dengan masa lalu dan hal-hal yang negatif.
Vertikal: berhubungan dengan pengendalian dan formalitas.
Ke kanan: berhubungan dengan masa depan dan hal-hal yang positif.
  • Ke kanan: ekstrover, kepribadian yang bebas disertai kebutuhan dan kapasitas untuk kontak manusiawi, keinginan memberi dan menerima afeksi, mudah berkomunikasi, bersahabat, responsif, suportif, kurang sabar, tidak tenang, tergesa-gesa, aktif. Positifnya: keaktifan, simpati, kemampuan bergaul. Negatifnya: ketidaksabaran, ketergesa-gesaan, kepanikan.
  • Terlalu ke kanan: makin suka bergaul tetapi dengan kendali emosi yang lebih rendah, mudah bosan, mudah gelisah, banyak teman dekat
  • Sedikit ke kanan: membutuhkan orang lain, berpandangan ke luar, ekstrover
  • Ke kiri: introver, dituntun oleh pikiran ketimbang emosi, mudah tersinggung. Positifnya: kontrol diri, sikap hemat, pemikiran yang konservatif. Negatifnya: keegoisan, ketakutan terhadap masa depan, mengucilkan diri
  • Terlalu ke kiri: introspektif, gugup, pemimpi
  • Sedikit ke kiri: banyak menggunakan pikirannya, agak introver
  • Vertikal: independen, tidak ekstrover dan juga tidak introver, tidak tergantung pada orang atau sesuatu yang lain. Positifnya: kenetralan, dominasi pemikiran, kontrol diri, penjagaan jarak. Negatifnya: keegoisan, tidak berbelas kasih, sikap dingin, dan kaku.
  • Bervariasi (ada ke kanan, ada ke kiri): kepribadian yang serba guna tetapi kerap tidak stabil, mudah berubah, kerap murung, kerap terombang-ambing antara kata hati dan kendali (pikiran dan emosi).

Kemiringan tulisan jika menulis pada kertas yang tidak ada batas garis;
  • Miring ke atas (menaik): menunjukkan ambisi dan optimisme, orang yang teratur, berperasaan dan bertanggung jawab, suka bergaul, menyenangkan.
  • Menaik tiruan (garis dasar menaik tetapi jatuh pada bagian akhir): mudah menyerah.
  • Miringke bawah (menurun): menunjukkan pesimisme dan depresi, kelelahan mental dan fisik
  • Bervariasi: mengungkapkan suasana hati, mudah mengesampingkan akal sehat guna memberi tempat kepada perasaan. Mungkin dia tidak sabar dan tidak dapat diandalkan.
  • Membentuk kurva (menaik kemudian menurun) atau cembung: mudah menyerah, memulai pekerjaan dengan semangat dan antusiasme yang tinggi tetapi kemudian kehilangan semangat.
  • Membentuk kalung (menurun kemudian menaik) atau cekung: jalan untuk mencapai tujuan, memulai suatu pekerjaan dengan semangat dan antusiasme rendah tetapi kemudian sangat bersemangat.
  • Lurus: stabil, terkendali.
  • Sangat lurus: bertindak dangkal seolah-olah terkendali.
  • Tiap kata naik: sedang bahagia
  • Tiap kata turun: tidak bahagia


Tips Membaca Coretan-Coretan Tangan di Tulisan

Anda suka corat-coret? Kalau tanpa sadar anda suka mencorat-coret di kertas ketika bosan, coba perhatikan gambar apa yang sering anda buat. Soalnya coretan yang anda buat itu bisa mencerminkan kepribadian anda lho. Penasaran ‘kan? Simak uraian berikut!
  • Binatang = mencerminkan bagaimana memandang diri sendiri. Jika menggambar hewan peliharaan berarti memiliki pribadi yang ramah. Hewan kecil mengindikasikan perasaan takut yang tersembunyi. Sedangkan hewan liar mencerminkan agresivitas.
  • Tanda panah = Tanda panah ke kiri berarti sedang mengenang masa lalu. Tanda panah ke kanan berarti siap untuk menyongsong masa depan. Tanda panah ke suatu objek berarti marah atau penasaran dengan objek tersebut.
  • Burung = Memiliki daya imajinasi yang tinggi, penuh petimbangan, cinta kasih, dan menyukai kebebasan.
  • Kotak-kotak dan bentuk geometris = pribadi yang terorganisasi dan problem solver yang baik.
  • Lingkaran = flesksibel, mudah beradaptasi dan menyesuaikan diri. Memiliki iman yang kuat sehingga memiliki jiwa optimis dan pantang menyerah.
  • Bunga = riang, ceria, bahagia menjadi diri sendiri, menikmati hidup, dan sedang mencari cinta.
  • Simbol mata uang = sedang banyak uang atau sama sekali tidak punya uang dan berharap bisa punya uang banyak.
  • Mata = mencerminkan cara memandang dunia. Mata kecil mencerminkan perenungan dan mata yang besar menunjukkan kecurigaan dan perasaan yang sangat sensitif
  • Anting = suka membesar-besarkan segala sesuatu.
  • Wajah dengan warna redup = sikap waspada.
  • Wajah dengan warna gelap = karakter dominan namun labil.
  • Jerapah = ingin mengetahui seberapa besar daya tarik terhadap lawan jenis, semakin panjang leher jerapah yang digambar, semakin dalam pesona dalam diri yang ingin digali.
  • Happy face = perilaku yang ditampilkan tidak sejalan dengan hati nurani. Namun pribadi ini senang menebar keceriaan di sekitarnya dan senang bertemu dengan banyak orang juga bersahabat dengan siapapun.
  • Jantung hati = penuh cinta, welas asih, dan pengertian.
  • Inisial = ingin tahu lebih banyak tentang pemilik inisial dimaksud.
  • Bentuk yang saling bertautan = mencerminkan pemikiran yang logis dan senang berbagi segala hal dengan orang-orang di sekeliling.
  • Garis bergerigi = sedang merasa terhimpit dan marah. Apabila garis tersebut melingkari suatu objek mencerminkan rasa balas dendam. Namun jika garis tersebut melingkar tapat di atas suatu objek berarti sedang marah terhadap sesuatu
  • Ciuman = mendambakan cinta
  • Pisau = sisi agresif yang tersembunyi
  • Benang kusut = lingkaran kusut yang besar melambangkan keinginan akan gaya hidup bebas yang menggelnding begitu saja. Lingkaran kusut yang kecil melambangkan perasaan marah yang terpendam
  • Bibir = bibir tipis menunjukkan kekhawatiran dan bibir terbuka mencerminkan perhatian dan rasa cinta kasih
  • Kumis = apabila suka menambahkan kumis, kacamata, atau tanduk pada foto/gambar orang, berarti sedang menginginkan untuk dapat hidup mandiri
  • Uang = keinginan untuk meraih sukses, kekuatan, dan jabatan lebih dari yang dimiliki saat ini
  • Nama = menulis nama seseorang berulang kali menandakan rasa penasaran dan perhatian terhadap si pemilik nama. Sedangkan coretan nama sendiri disertai desain khusus di sekitarnya melambangkan pencarian jati diri.
  • Gurita = simbol dari kelahiran kembali. Sama maknanya seperti laba-laba dan naga. Bisa juga sedang merasa jenuh dan tidak menarik.
  • Batu dan kerikil = pribadi yang rendah hati dan memiliki pikiran bahwa hidup penuh dengan tantangan dan cobaaan yang harus dihadapi.
  • Pasangan = kekhawatiran akan perpisahan. Dapat juga mencerminkan cara pandang yang seimbang antara segi positif dan negatif
  • Tanda tanya = keraguan yang selalu menyelimuti pikiran
  • Hujan = depresi yang cukup dalam
  • Pelangi = usaha untuk mencerminkan rasa stres dan kesedihan yang selama ini terpendam
  • Bintang = sosok yang optimis, tangguh, dan tidak mudah larut dalam kekecewaan karena memiliki sifat ambisius dan yakin terhadap cita-cita
  • Sosok tegak = haus perhatian
  • Matahari = sedang senang dan bahagia
  • Garis-garis = pesimis dengan ide-ide baru dan memerlukan motivasi dari orang-orang terdekat
  • Segitiga = pandai mengatur segala sesuatu dengan baik
  • Wajah cemberut = menunjukkan mood yang sedang tidak bagus dan rasa tidak suka terhadap orang lain
  • Unicorn = mengekspresikan harapan dan perasaan yang murni
  • Vampir = suka mengambil keuntungan dari orang lain
  • Gunung = amarah yang meledak-ledak
  • Aliran air = aliran air yang tenang melambangkan suasana hati yang damai. Laut yang penuh ombak bergulung menandakan kekhawatiran akan bencana
  • Rumah kecil dikelilingi pagar = keinginan akan kasih sayang, kehangatan, dan kenyamanan dari sebuah rumah
  • Huruf X dan O = pribadi yang kompetitif dan serius dalam menghadapi hidup
  • Huruf Y = tidak yakin dalam mengambil keputusan
  • Angka 0 = lambang dari segala sesuatu yang bersifat kontradiktif. Bisa juga mencerminkan perasaan terpuruk
  • Huruf Z = tipe pekerja keras.


Kemudian, ini adalah tulisan tangan beberapa orang terkenal: 



Jadi seperti apa kepribadian mereka? ;D




sumber: http://mystys.wordpress.com dan http://santai2008.wordpress.com
 
;