Senin, 30 Juli 2012 0 komentar

10 Wasiat Hasan Al Banna

Banyak warisan dari Imam Hasan yang sangat menggelorakan semangat dakwah Islam. Berikut ini beberapa di antaranya dari sekian pesan-pesan beliau :

1. Bangunlah segera untuk melakukan
sholat apabila mendengara adzan
walau bagaimanapun keadaannya.

2. Baca, Telaah dan dengarkan Al-Quran
atau dzikirlah kepada Allah dan
janganlah engkau menghambur-
hamburkan waktumu dalam masalah
yang tidak ada manfaatnya.

3. Bersungguh-sungguhlah untuk bisa
berbicara dalam bahasa Arab dengan
fasih.

4. Jangan memperbanyak perdebatan
dalam berbagai bidang pembicaraan
sebab hal ini semata-mata tidak akan
mendatangkan kebaikan.

5. Jangan banyak tertawa sebab hati
yang selalu berkomunikasi dengan Allah
(dzikir) adalah tenang dan tentram.

6. Jangan bergurau karena umat yang
berjihad tidak berbuat kecuali dengan
bersungguh-sungguh terus-menerus.

7. Jangan mengeraskan suara di atas
suara yang diperlukan pendengar,
karena hal ini akan mengganggu dan
menyakiti.

8. Jauhilah dari membicarakan kejelekan
orang lain atau melukainya dalam
bentuk apapun dan jangan berbicara
kecuali yang baik.

9. Berta’aruflah dengan saudaramu yang
kalian temui walaupun dia tidak
meminta, sebab prinsip dakwah kita
adalah cinta dan ta’awun (kerja
sama).

10. Pekerjaan rumah kita sebenarnya lebih
bertumpuk dari pada waktu yang
tersedia, maka manfaatkanlah waktu
dan apabila kalian mempunyai sesuatu
keperluan maka sederhanakanlah dan
percepatlah untuk diselesaikan.

(sa/berbagaisumber)
eramuslim.com
posted from Bloggeroid
2 komentar

Meningkatkan Memori - Memejamkan Mata Dalam Keadaan Terjaga

Ada cara yang mudah dan murah untuk meningkatkan memori otak, yaitu dengan menutup mata Anda selama beberapa saat ketika sedang dalam kondisi terjaga (sadar). Menurut para ilmuwan, memejamkan mata dalam keadaan sadar setelah mendapat informasi baru, bisa membantu otak untuk menyimpan informasi tersebut.

Kenapa bisa begitu?
"Pembentukan memori baru pada otak tidak dapat diselesaikan dalam hitungan detik. Aktivitas yang Anda lakukan beberapa menit pertama setelah mendapatkan informasi baru benar-benar mempengaruhi seberapa baik Anda mengingat informasi tersebut setelah seminggu," kata Michaela Dewar, psikolog di University of Edinburgh, Skotlandia.

Penelitian dilakukan terhadap 33 orang dengan kisaran usia antara 61 sampai 87 tahun. Peserta penelitian diminta mendengarkan dua cerita pendek selama 15-30 menit dengan instruksi untuk mengingat detail cerita sebanyak mungkin dari masing-masing cerita.

Peserta dibagi ke dalam 2 kelompok, dimana satu kelompok diminta beristirahat sambil memejamkan mata dalam keadaan terjaga setelah mendengarkan cerita dan kelompok lain bermain komputer. Selanjutnya peserta diminta menggambarkan apa yang terjadi dalam setiap cerita tersebut. 

Kemudian peserta harus mengingat kembali detail dari kedua cerita tersebut setelah 10 menit dan 7 hari kemudian. Peserta dalam kelompok orang yang memejamkan mata dalam keadaan terjaga lebih banyak mengingat tentang isi cerita, bahkan setelah seminggu kemudian, daripada kelompok lain.

Para peneliti menduga bahwa selama seseorang yang beristirahat dalam keadaan terjaga selama 10 menit setelah mendapatkan informasi, otak lebih mudah mengkonsolidasikan memori yang baru masuk menjadi memori jangka panjang. Tanpa konsolidasi memori, seseorang bisa melupakan informasi yang baru didapatkannya.



sumber:  health.detik.com






Rabu, 18 Juli 2012 1 komentar

Kita, Prasangka dan Mereka



Kita hidup di tengah-tengah khalayak
yang selalu berbaik sangka...

alangkah berbahayanya
terlalu percaya pada baik sangka mereka
membuat kita tak lagi jujur pada diri
atau menginsyafi, bahwa kita tak seindah prasangka itu

tapi keinsyafan membuat kadang berfikir
bersediakah mereka tetap jadi saudara
saat tahu siapa kita sebenarnya
kadang terasa, bersediakah dia tetap menjadi sahabat
saat tahu hati kita tak tulus, penuh noda dan karat
dan.. bersediakah dia tetap mendampingi kita dalam dekapan ukhuwah
ketika tahu bahwa iman kita berlubang-lubang

inilah beda kita dengan sang Nabi
dia dipercaya, karena dia dikenal
sebagai Al-'Amin, orang yang terpercaya 
sementara kita dipercaya, justru karena
mereka semua tidak mengenal kita

yang ada hanya baik sangka..

maka mari kita hargai dan jaga semua baik sangka itu
dengan berbuat sebaik-baiknya
atau sekurangnya dengan doa yang diajarkan Abu Bakar
lelaki yang penuh baik sangka terhadap diri dan sesamanya

"Ya Allah, jadikan aku lebih baik daripada semua yang mereka sangka
dan ampuni aku atas aib-aib yang tak mereka tahu.."
atau doa seorang tabi'in yang mulia;
"Ya Allah jadikan aku dalam pandanganku sendiri
sebagai seburuk-buruk makhluk
dalam pandangan manusia sebagai yang tengah-tengah
dan dalam pandangan-Mu sebagai yang paling mulia."




Salim A. Fillah -Dalam Dekapan Ukhuwah




Selasa, 17 Juli 2012 0 komentar

Rihlah - Tafakkur Alam



Rihlah
Bertafakkur alam..


Sudah lama gk ngepost, maklum sibuk kuliah (alasan klasik banget). Dan sekarang baru bisa rehat sejenak dari kegiatan di dunia nyata.. :p


Beberapa hari kemarin, akhirnya diberi kesempatan oleh Allah untuk sedikit berwisata ke daerah pagaralam, masih di wilayah sumatera selatan. Sebagai gambaran, kota pagaralam itu letaknya di dekat gunung Dempo, dengan hamparan kebun teh yang hampir mirip dengan kawasan Puncak, Bogor.


Kesana bukan untuk sepenuhnya liburan, tapi ini adalah rangkaian kegiatan Rihlah (Wisata Ruhiyah) SMA Negeri 6 Palembang. Alumni kebagian tugas menjadi panitia dan pesertanya adalah siswa SMA 6.


"Membangun mentalitas dan ruhiyah yang berkarakter Islami melalui tafakkur alam" - itu adalah tema yang diangkat untuk rihlah tahun ini..

Cukup menarik dan sedikit menggelitik. kata-katanya cukup berat ^^. Tafakkur alam, dilihat dari segi bahasanya berarti berfikir tentang alam, merenungi alam...
memangnya ada apa dengan alam?



Lepas dari kepadatan kota dan hiruk pikuk orang yang sibuk dengan urusan pribadinya. Kembali pada alam adalah pilihan yang tepat untuk menyadarkan, bahwa diri ini sungguh teramat kecil dibandingkan semua kekuasaan dan kebesaran Allah. Melihat alam yang diciptakan dengan begitu seimbang dan sempurna, mengembalikan kewarasan kita bahwa sejatinya kita adalah makhluk yang menghamba penuh kepada-Nya, pemilik apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi :)


Gunung Dempo

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan (alam) ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
(Ali Imran, QS. 3:190-191)

w
kebun teh PTPN7

churup mangkok





hutan bambu

Bambu, selalu tumbuh rindang berkumpul.. bersatu seperti simpul, mengingatkan kita pada barisan yang tersusun dengan rapi, barisan yang bershaf-shaf yang kokoh seperti bangunan, barisan yang disukai Allah untuk berjuang di jalan-Nya.





jalan terjal mendaki..
.. but look!, what we've got :)


Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
(Al-Baqarah, QS. 2:164)



Segera setelah bertafakkur dengan alam, semoga kita dijadikan oleh-Nya -Dzat yang mencipatakan segenap jagad raya ini- menjadi insan yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan memiliki pikiran yang tajam dan peka atas semua persoalan yang akan kita hadapi. aamiin


"Allah mengganti malam dengan siang. Sungguh pada yang demikian itu pasti terdapat  pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (yang tajam)" An-Nur:44




 
;