Jumat, 04 November 2011

Rumput Liar _catatan

-->

Kemarau panjang, tanah kering kerontang, udara panas, ditambah pula dengan asap pekat hasil kebakaran hutan akhir-akhir ini...

Lengkap sudah, suasana yang pas untuk menghabiskan sisa-sisa energi sore ini. Memang, jadi mahasiswa itu harus punya energi ekstra, sudah penat kuliah sampai sore, setelah itu masih harus menyisakan energi untuk perjalanan pulang naik bis berjam-jam, dari Indalaya ke Palembang (bagi mahasiswa Unsri yang tinggal di palembang atau diluar Indralaya kata orang-orang, inilah seninya.. haha XD ) (bagi yang belum tau, kampus Unsri itu ada yang terletak diluar Palembang sejauh 32 Km, jadi membutuhkan waktu 1 jam untuk pulang ke palembang atau bisa jauuuuh lebih lama kalo lagi kena macet…)

Debu jalanan bebas melenggang masuk melalui pintu dan jendela bis, dengungan suara truk-truk fuso yang melintas kadang membawa aroma yang khas, karena memang tidak sedikit diantara truk-truk itu yang membawa ber.ton-ton karet getah para yang aromanya beuh -.-“..

Pandanganku beralih ke arah jendela di samping kiriku, terlihat jelas ilalang yang menghitam karena terbakar, daun-daun yang kering dan pepohonan yang layu, semuanya terlihat gersang, lama kuperhatikan pemandangan ini, tapi kemudian aku tertegun, diantara rumput yang layu itu samar-samar terlihat tunas-tunas hijau, setelah kuperhatikan ternyata itu adalah tunas-tunas rumput yang mencoba menyeruak ke permukaan, tidak hanya satu-dua tapi ada banyak, dari dalam bis yang melintas ini mereka terlihat seperti jarum-jarum hijau yang muncul dari tanah, yang akan segera tumbuh lebih besar..

Dan benar saja, selang beberapa hari ketika aku melintasi lagi jalanan itu, tunas itu sudah mulai memanjang dan mununjukkan daun mudanya.. dan sebuah pemandangan yang membuat orang berdecak kagum.. rumput liar itu sudah membentuk koloni yang banyak dan mereka menyatu membentuk seperti sebuah permadani hijau yang tebal.. dengan latar belakang matahari yang sepenggal naik, sungguh mengesankan.

Dasar rumput liar.. Mereka memang punya kemampuan regenerasi yang  luar biasa, disaat tumbuhan lain tak mampu tumbuh, bahkan padi pun masih bergeliat melawan panasnya kemarau dan pohon-pohon besar sudah tumbang karena kebakaran, si rumput kecil ini sudah mampu bangkit lagi, ia memanfaatkan tiap kesempatan yang ada, mineral berharga sisa dari pembakaran dedaunan serta setetes embun saja sudah mampu menumbuhkannya kembali.

Si rumput liar, terlihat sederhana, bahkan tak dipandang sama sekali namun mereka tumbuhan yang kuat, mereka mampu bertahan walaupun sering terinjak-injak, dan mampu membentuk koloni yang banyak. Pernahkah anda berpikir, jika ada sehamparan tanah lapang dan dibiarkan begitu saja tanpa diurus, tumbuhan apa yang pertama kali tumbuh?
Atau, ketika anda menanam tanaman kesayangan anda di dalam pot, tumbuhan apa yang seringkali muncul dan membuat anda sibuk untuk terus mencabutnya?
Mereka adalah rumput liar, aku penasaran bagaimana mereka bisa tumbuh begitu mudah? Apakah bibit rumput liar itu ada dimana-mana, Atau memang mereka yang suka tumbuh dimana-mana?
           
aku pernah menemukan sebuah puisi yang cukup bagus untuk motivasi..

Hatiku ...jujurlah...
Kalau engkau tak sanggup menjadi cemara yang kokoh di puncak bukit ...
jadilah saja belukar yang teguh di tepi jurang...
Belukar itu senantiasa istiqomah dalam perjuangannya untuk hidup.
Ia belajar dari kesehariannya untuk mendewasakan batangnya,
batangnya yang menyangganya untuk tidak masuk ke dalam jurang...

Hatiku...ketahuilah!!
Ternyata untuk menjadi belukar saja itu tidak mudah!!
Belukar harus ikhlas agar ia tak iri pada cemara...
Belukar harus tawadhu agar ia tak sombong pada rumput...
Belukar tetap belukar sampai ia bisa berjumpa dengan Penciptanya...

Kalau engkau tak sanggup jadi belukar...jadilah saja rumput,
tetapi rumput yang senantiasa memperkuat pinggiran jalan...
Rumput yang tegar dan kuat akan terik matahari
Rumput yang tidak lemah hanya karena hujan yang menghampiri..


Itulah si rumput liar, mereka diciptakan oleh Allah dengan maksud-maksud tertentu, dan kita boleh mengambil beberapa pelajaran dari mereka, bahwa dalam hidup itu harus tetap tegar menghadapi banyak cobaan, dan jadikan berbagai peristiwa dalam hidup itu sebagai motivasi bagi kita… sugestikan diri kita untuk selalu tegar.. seperti yang dilakukan rumput liar itu tadi..
Wallahu’alam bisshawab.. :)

1 komentar:

eyeskissvoice mengatakan...

Wah bagus banget! >//<
Kisah tentang Rumput Liar bakal jadi motivasi aku :)
#efek kena bully =='

Posting Komentar

 
;